Langsung ke konten utama

Postingan

Chapter 3 - Sudah Sepanas Apa Bumi Kita

Pemanasan global atau Global Warming adalah bentuk dari ketidakseimbangan ekosistem di bumi akibaat terjadinya proses peningkatan suhu rata-rata atmosfer, laut, dan daratan di bumi.  Pemanasan global disebabkan oleh meningkatnya persentase kandungan lapisan gas rumah kaca yaitu CO2, NO2, SO2, O2, CH4, dan uap air. Sinar matahari yang seharusnya dipantulkan oleh atmosfer, akan diserap oleh gas rumah kaca. Sehingga, semakin meningkatnya jumlah gas rumah kaca maka semakin meningkat pula panas yang diserap akibat sinar matahari tidak sepenuhnya dapat dipantulkan oleh atmosfer dan menyebabkan suhu bumi semakin meningkat. Diperkirakan pada tahun 2060, suhu bumi dapat meningkat sampai 1°C hingga 5°C. Kenaikan suhu ini mengakibatkan gunung es di kedua kutub mencair dan air laut akan mengalami kenaikan sehingga daerah pesisir pantai akan terbenam. Selain ituu, daerah yang kering akan semakin kering karena suhu yang meningkat. Beberapa penyebab dari terjadinya pemanasan global in...

Chapter 2 - Pencemaran Air, Mengapa Itu Bisa Terjadi?

  Air merupakan sumber kehidupan dari makhluk hidup. Namun, aktivitas manusia seringkali memberikan dampak buruk bagi lingkungan, terutama pada kondisi air. Mulai dari limbah rumah tangga yang tidak diolah terlebih dahulu, pembuangan sampah di sungai, penggunaan pupuk, sampai ke pembuangan limbah industri yang sembarangan dapat mengganggu kualitas air sehingga membahayakan ekosistem yang ada di dalamnya, maupun bagi pengguna air itu sendiri.  Kemudian, kita pasti bertanya-tanya tentang bagaimana standar baku kualitas air? Kualitas air ditinjau berdasarkan sifat kimia, sifat fisika, maupun sifat biologinya Sifat Fisika Jernih Tak berbau dan tak berasa Jumlah padatan terapung tidak melebihi 1000 mg/L Memiliki suhu +- 27 derajat Celcius Tak berwarna Sifat Kimia Memiliki pH di sekitar 7 Kandungan bahan kimia organik tidak melebihi batas Tidak mengandung ion logam berbahaya Tingkat kesadahan air harus normal, ion yang menyebabkan air sadah adalah Ca2+ dan Mg2+ Sifat Biologi Tidak m...

Chapter 1 - Cemaran PM 2.5 di Wilayah Indonesia

Sumber gambar: Academia.co.id Pencemaran udara oleh Particulate Matter (PM) 2.5 menjadi permasalahan serius yang sedang dihadapi oleh seluruh negara di dunia terutama Indonesia yang secara rata-rata berdasarkaan data Air Quality Life Index mayoritas mengalami kenaikan di setiap tahunnya. Lalu,  Particulate Matter  (PM) 2.5 itu apa sih ? Particulate Matter (PM) 2.5 adalah partikel halus di udara yang ukurannya 2,5 mikron atau lebih kecil dari itu. Sehingga, bisa mengurangi jarak pandang dan terlihat agak berkabut ketika dalam jumlah tinggi. Adanya cemaran PM 2.5 tentu saja memberikan dampak buruk terutama pada kesehatan manusia. Beberapa diantaranya yaitu menyebabkan gangguan pada mata, hidung, tenggorokan, iritasi paru, batuk, bersin, hidung berair, sesak nafas, hingga mengganggu fungsi paru, dan memperburuk penyakit asma hingga jantung. PM 2.5 dihasilkan dari berbagai kegiatan manusia baik indoor yaitu contohnya memasak, penggunaan AC, kulkas, serta perangkat elektronik lainn...